Posted on

GERAKAN SENI RUPA BARU

Berawal dari protes beberapa perupa muda pada Pameran Besar Seni Lukis Indonesia I di Taman Ismail Marzuki, Desember 1974. Protes ini dikenal dengan nama Desember Hitam. Isi statement dalam protes tersebut menyatakan bahwa perkembangan seni lukis sangat terdorong oleh eksperimen dan pembaharuan, tanpa semangat ini maka seni rupa akan mati. Sebagian perupa muda dari ISI Yogyakarta yang tergabung dalam protes “Desember Hitam” kemudian bergabung dengan perupa muda dari ITB seni rupa mengadakan pameran “Seni Rupa Baru” yang pertama di TIM tahun 1975. Antusiasme masyarakat seni rupa dan kritikus melihat sebagai perubahan dalam seni rupa, sebaliknya beberapa kritikus mencaci maki. Gerakan Seni Rupa Baru bubar pada tahun 1979. Namun bentuk karya, media penciptaan dan proses penciptaan berkembang hingga kini yang kemudian disebut sebagai Seni Rupa Kontemporer Indonesia. FX Harsono adalah salah satu eksponen Gerakan Seni Rupa Baru yang masih aktif berkarya dan menulis sampai saat ini.

About dombapencerita

http://dooid.me/indrakusumaputra

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s